Minggu, 14 November 2010

hack apsword wifi




Dengan cara membobol Kuci Wpa Kita akan mendapatkan jaringan internet yang gratis tapi dosa tanggung sendiri Ini sedikit dari pengalaman saya di saudi, karena disini yang namanya hospot yang menggunakan WEP/WPA sangatlah banyak. Kadang kadang wifi di Saudi kalo penggunanya perempuan jarang di kunci dan ada juga yang menggunakan Pasword. Biasanya kalo di Saudi menggunakan password dengan nomor telpon yang empunya hospot itu.sendiri...itu bisa di jadikan alternatif.
Yang perlu di persiapkan adalah CD Backtrack4 dan Kumpulan Pasword nya Biasa di bilang List dalam bentuk TXT
1. Masukan CD Backtrack4 tadi kedalam DVD Room
2. Trus masuk ke dekstop dengan perintah ~# startx
3. buka konsole dan ketikkan perintah :~# ifconfig -a



4. :~# ifconfig wlan0 up (tuk mengaktifkan interface wlan0)



5. :~# airmon-ng
:~# airmon-ng start wlan0[/color] (tuk membuat virtual interface mode monitor)




6. ~# airodump-ng mon0 (tuk memonitoring jaringan yang ada di sekitar)
[color=blue]mon0 adalah interface virtual hasil dari airmon-ng tadi

Rabu, 03 November 2010

modul mslyl

BENGKEL INTERNET PENS-ITS
MODUL 9
WEB PROGRAMMING : MySQL
Tujuan :
1. Memahami tentang sistem database
2. Memahami instalasi MySQL di lingkungan Windows
3. Memahami dasar-dasar MySQL.
PENGENALAN DATABASE
Basis Data:
Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan, yang diorganisasi sedemikian rupa, sehingga kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat.
Komponen Sistem Basis Data:
a. Perangkat Keras (Hardware)
Komputer, memori, storage (Harddisk), peripheral, dll.
b. Sistem Operasi (Operating System)
Program yang menjalankan sistem komputer, mengendalikan resource komputer dan melakukan berbagai operasi dasar sistem komputer.
c. Basis Data (Database)
Menyimpan berbagai obyek database (struktur tabel, indeks,dll)
d. DBMS (Database Management System)
Perangkat lunak yang memaintain data dalam jumlah besar.
e. Pemakai (User)
Para pemakai database.
f. Aplikasi (perangkat lunak) lain.
Program lain dalam DBMS.
Bahasa Basis Data
�� DBMS merupakan perantara antara user dengan database.
�� Cara komunikasi diatur dalam suatu bahasa khusus yang telah ditetapkan oleh DBMS.
Contoh: SQL, dBase, QUEL, dsb.
�� Bahasa database, dibagi dalam 2 bentuk:
- Data Definition Language (DDL)
Digunakan dalam membuat tabel baru, indeks, mengubah tabel, menetukan struktur tabel, dsb.
- Data Manipulation Language (DML)
a.Digunakan dalam memanipulasi dan pengambilan data pada database.
b.Manipulasi data, dapat mencakup:
- Pemanggilan data yang tersimpan dalam database (query)
- Penyisipan/penambahan data baru ke database
- Penghapusan data dari database
- Pengubahan data pada database
1
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
ANTARMUKABERBENTUKFORMisian: ___pass: * * * *SUBMITPROGRAMPEMROSESRESPON(ASP, PHP,CGI)HasilFormNama Variabeldan NilaiHTMLDATABASEclientserver
INSTALASI MYSQL
Instalasi mysql di lingkungan Windows :
1. Ekstrak file mysql-4.0.18-win ke folder sementara, misal C:\data_mysql
2. Klik Setup untuk memulai instalasi
3. Klik next, sampai ada tampilan seperti berikut :
Pastikan Destination Folder di C:\mysql
4. Klik next, pilihlah yang : Typical.
5. Klik next, maka instalasi akan dimulai dan klik finish.
6. Dari Windows Explorer, buka folder C:\mysql\bin
7. Klik 2x file winmysqladmin.exe, isikan :
Username : root
Password : root
8. Klik OK, dan di kanan bawah akan muncul tanda ikon WinMySql.
2
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
DASAR-DASAR MYSQL
Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara
logik merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris (row atau record) dan kolom (column atau field). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa table.
Beberapa tipe data dalam MySQL yang sering dipakai:
Membuat Database Dan Table
Untuk masuk ke dalam program MySQL pada prompt jalankan perintah berikut ini:
C:\> mysql\bin>mysql (Enter)
Kemudian akan masuk kedalam MySQL seperti tampilan dibawah ini:
3
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
Bentuk prompt “mysql>” adalah tempat menuliskan perintah-perintah MySQL. Setiap
perintah SQL harus diakhiri dengan tanda titik-koma “;” .
Cara untuk membuat sebuah database baru adalah dengan perintah:
create database namadatabase;
Contoh:
create database pens;
Untuk membuka sebuah database dapat menggunakan perintah berikut ini:
use namadatabase;
Contoh:
use pens;
Perintah untuk membuat tabel baru adalah:
create table namatabel
(
struktur
);
Constraint
Constraint adalah batasan atau aturan yang ada pada table.
MySQL menyediakan beberapa tipe constraint berikut :
• NOT NULL
Suatu kolom yang didefinisikan dengan constraint NOT NULL tidak boleh berisi
nilai NULL. Kolom yang befungsi sebagai kunci primer (primary key) otomatis tidak boleh NULL.
• UNIQUE
Mendefinisikan suatu kolom menjadi bersifat unik, artinya antara satu data dengan data lainnya namanya tidak boleh sama, misal alamat email.
• PRIMARY KEY
Constraint PRIMARY KEY membentuk key yang unik untuk suatu table.
• FOREIGN KEY
FOREIGN KEY constraint didefinisikan pada suatu kolom yang ada pada suatu table, dimana kolom tersebut juga dimiliki oleh table yang lain sebagai suatu PRIMARY KEY, biasa dipakai untuk menghubungkan antara 2 tabel.
4
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
Contoh Pembuatan Tabel :
Misalkan kita ingin menyimpan data anggota yaitu: nomor, nama, email, alamat, kota.
Sedangkan strukturnya seperti tabel dibawah ini :
Perintah MySQL untuk membuat tabel seperti diatas bisa dengan 2 cara sbb :
create table anggota (
nomor int(6) not null primary key,
nama char(40) not null,
email char(255) not null,
alamat char(80) not null,
kota char(20) not null
);
create table anggota (
nomor int(6) not null,
nama char(40) not null,
email char(255) not null,
alamat char(80) not null,
kota char(20) not null,
primary key (nomor)
);
Perintah-Perintah Dasar SQL
A. Pemasukan data
Untuk memasukkan sebuah baris (record) kedalam tabel MySQL adalah sebagai
berikut:
INSERT INTO table [(column1,column2,...])]
VALUES (value1, value2,...]);
Contoh :
Insert into anggota (nomor,nama,email,alamat,kota) values (100,’Adi’,’adi@yahoo.com’,’Jl. Keputih 2A no 5’,’Surabaya’);
atau
Insert into anggota values (100,’Adi’,’adi@yahoo.com’,’Jl. Keputih 2A no 5’, ’Surabaya’);
5
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
Latihan :
Masukkan data-data berikut ini ke tabel anggota :
Nomor
Nama
Email
Alamat
Kota
100
Adi
adi@yahoo.com
Jl. Keputih 2A no 5
Surabaya
101
Arif
arif@hotmail.com
Jl. Gebang Lor 32D
Surabaya
102
Iqbal
iqbal@yahoo.com
Jl. Klampis 3
Surabaya
103
Setyo
setyo@mailcity.com
Jl. Madiun 5
Sidoarjo
104
Ilham
ilham@yahoo.com
Jl. Surabaya 9
Malang
105
Syamsudin
sam@yahoo.com
Jl. Pabean 11
Surabaya
106
Faruq
faruq@yahoo.com
Jl. Raya 5
Kediri
107
Hari
hari@yahoo.com
Jl. Raya 9
Banyuwangi
B. Menghapus Record
Untuk menghapus suatu record dengan kondisi tertentu digunakan perintah sebagai berikut:
DELETE [FROM] table [WHERE condition];
Contoh :
a. Untuk menghapus record dengan no = 107
Delete from anggota where no=’107’;
or Delete from anggota where no=107;
b. Untuk menhapus seluruh record
Delete from anggota;
C. Memodifikasi Record
Untuk memodifikasi (merubah) isi record tertentu adalah dengan menggunakan perintah
sebagai berikut:
UPDATE table
SET column = value [, column = value, ...]
[WHERE condition];
Contoh :
Untuk meng-update data email di tabel anggota, nomor 107.
update anggota set email=’hari_s@hotmail.com’ where nomor=’107’;
D. Menampilkan Isi Tabel
Bentuk umum :
SELECT [DISTINCT] < attribute-list >
FROM < table-list >
WHERE < condition>
6
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
Latihan :
1. Untuk menampilkan semua kolom(field) pada tabel anggota
select * from anggota;
2. Untuk menampilkan kolom (field) nomor dan nama pada tabel anggota
select nomor, nama from anggota;
3. Untuk menampilkan semua kolom pada tabel anggota yang berada pada kota
‘Surabaya’
select * from anggota where kota=’Surabaya’;
4. Untuk menampilkan semua kolom pada tabel anggota dengan urut nama
select * from anggota order by nama;
5. Untuk menghitung jumlah record pada tabel anggota
select count(*) from anggota;
6. Untuk menampilkan kota dengan tidak menampikan kota yang sama pada tabel
anggota
select distinct kota from anggota;
7. Untuk menampilkan nama dan email yang mempunyai email di ‘yahoo.com’
select nama,email from anggota where email like ‘%yahoo.com’;
8. Untuk menampilkan nomor, nama dan email yang nomornya diatas 103 dan yang berawalan dengan huruf S.
select nomor, nama, email from anggota where nomor >= 103 AND nama like ‘S%’;
9. Untuk menampilkan nomor, nama yang nomornya diantara 103 ~ 105
select nomor, nama from anggota where nomor between 103 and 105.
SEKARANG COBA YANG BERIKUT INI :
1. Buatlah database baru dengan nama lat_mysql
2. Buatlah tabel dengan nama pegawai yang memiliki field sebagai berikut :
Kolom / Field
Tipe data
ID
int (5) not null
Nama
varchar(20) not null
Alamat
varchar(20) not null
Gaji
int (10) not null
3. Masukkan data-data berikut ini :
ID
Nama
Alamat
Gaji
100
Arif
Surabaya
10000
101
Andi
Jakarta
14000 7
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
102
Burhan
Malang
12000
103
Fikri
Madiun
15000
104
Fariz
Malang
17000
105
Sigit
Surabaya
20000
106
Ifan
Kediri
16000
107
Hanif
Yogyakarta
12000
108
Zakiuddin
Surabaya
21000
4. Hapuslah record dengan ID 100.
5. Update data untuk ID 101 dan 102 sbb :
ID
Nama
Alamat
Gaji
101
Naila
Surabaya
10000
102
Rafi
Semarang
14000
6. Buat perintah SQL berikut ini untuk menampilkan :
a. Semua kolom dari tabel pegawai
b. Kolom nama dan gaji dari tabel pegawai
c. Kolom nama dan alamat yang mempunyai nama dengan awalan F.
d. Kolom nama dan alamat yang mempunyai nama dengan akhiran n
e. Kolom nama dan gaji yang mempunyai gaji diatas 15000.
f. Kolom nama, alamat dan gaji yang bergaji diatas 13000 dan beralamat di Surabaya.
g. Kolom nama, gaji dengan range gaji antara 15000 ~ 20000.
h. Gaji max, min,rata2 dari tabel pegawai > select max(gaji), min(gaji), avg(gaji)
from pegawai.
TUGAS :
1. Buatlah 2 tabel yaitu Pegawai ,Departemen yang saling berhubungan yang memiliki field-field sbb :
a. Tabel Pegawai
Kolom / Field
Tipe data
Keterangan
ID_Peg
int (5) not null
Primary Key
Nama_Peg
varchar(20) not null
Alamat
varchar(20) not null
ID_Dept
int (5) not null
Foreign Key
b. Tabel Departemen
Kolom / Field
Tipe data
Keterangan
ID_Dept
varchar (5) not null
Primary Key
Nama_Dept
varchar(20) not null
2. Isikan data untuk kedua tabel diatas :
a. Tabel Pegawai
ID_Peg
Nama_Peg
Alamat
ID_Dept
100
Arif
Surabaya
A001
101
Andi
Jakarta
A002
102
Burhan
Malang
A001
8
BENGKEL INTERNET PENS-ITS
b. Tabel Departemen
ID_Dept
Nama_Dept
A001
IT
A002
Produksi
A003
HRD
A004
Engineering
3. Buatlah perintah SQL berikut :
a. Menampilkan nama pegawai, alamat pegawai dan nama departemen.
b. Menampilkan id pegawai, nama pegawai dan nama departemen.
9

makalah

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (WAN) merupakan teori yang membahas dasar-dasar mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas. istilah umum untuk peralatan Wireless LAN, yang juga dikenal dengan WLAN, biasanya peralatan WiFi (Wireless Fidelity) Mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada jaringan berbasis luas atau wireless dilakukan untuk mengetahui bagian-bagian perangkat hardware/software yang kemungkinan mengalami kerusakan atau gangguan.

B. Rumusan Masalah
1.Perangakat apa saja yang dibutuhkan untuk membangun WAN ?
2 Apa standar Wifi LAN ?
3 Apa saja dasar - dasar Routing ?
4 Apa saja yang termasuk Tehnik Media WAN ?
5 Bagaimana bentuk topologi WAN ?
6 Bagaimana sistem instalasi WAN ?
7 Apa saja macam - macam antenna ?

C. Tujuan
1. Untuk mendiskripsikan Perangkat WAN.
2. Untuk mendiskripsikan Standar WIFI
3. Untuk mendiskripsikan Dasar Routing
4. Untuk mendiskripsikan Tehnik Media WAN
5. Untuk memberi gambar topologi WAN
6. Untuk mendiskripsikan Sistem instalasi WAN
7. Untuk Menyebutkan Macam Macam Antena

BAB II
PEMBAHASAN
1. PERANGKAT WAN
A) Antena Grid 2,4/Omni 19dbi
Fungsinya adalah dimana antenna ini adalah menerima dan mengirim signal data dengan sisitem gelombang radio 2,4 Mhz.Dimana data tersebut bisa dalam bentuk intranet atau internet.
B) Radio outdoor/indoor
Berfungsi menghubungkan proses input/output frekuensi 2,4 MhZ ke Ethernet Card (Eth0) atau komputer.
C) HUB/switch
Hub/switch berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal data bagi kartu jaringan (Network Card).
D) Wire Less Router
Bisa juga berfungsi menjadi switch hub dan sebagai radio indoor dimana menghubungkan frekuensi 2,4 Mhz ke PC ( Personal computer).
E) Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor berfungsi sebagai media penghubung antara komputer client dengan komputer client yang lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan.
2. STANDAR WIFI LAN
Tinjauan infrastruktur wireless internet WiFi (Wireless Fidelity) pada dasarnya adalah istilah generic untuk peralatan wireless LAN, atau dikenal jga sebagai WLAN. Daya jangkauan berkisar antara 100m – 8 km tergantung peralatan yang dipakai dan antena yang digunakan. Biasanya internet wireless bekerja pada protocol standar IEEE 802.11x.x antara lain:
- IEEE 802.11 pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 2Mbps
- IEEE 802.11a pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps
- IEEE 802.11a 2X pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 108Mbps
- IEEE 802.11b pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 11Mbps
- IEEE 802.11b+ pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 22Mbps
- IEEE 802.11g pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps
- IEEE 802.11n pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 120Mbps
Internet wireless digunakan untuk mem-bypass akses internet menggunakan telepon yang mahal dan lambat. Internet wireless mudah diimplementasikan. Murah biaya jangka panjangnya dibandingkan harus bergantung pada infrastruktur kabel yang digunakan telkom. Internet wireless menggunakan WiFi, yang pada dasarnya wireless LAN karena itu dia akan bekerja pada kecepatan tinggi 1-11 MBps, jika standar IEEE 802,11b yang digunakan. Oleh karena IEEE 802.11b merupakan standar yang terbuka, peralatan WiFi dapat dengan mudah diperoleh di pasaran.
3. DASAR-DASAR ROUTING
Routing IP adalah proses memindahkan paket dari satu network ke network yanglain menggunakan router-router. Sebuah routing protocol digunakan oleh router untuk secara dinamis menemukan semua network di sebuah internetwork, dan memastikan bahwa semua router memiliki routing table yang sama. Pada dasarnya, sebuah routing protocol menentukan jalur (path) yang dilalui oleh sebuah paket melalui sebuah network. Setelah semua router mengetahui tentang semua network,sebuah routed protocol dapat digunakan untuk mengirimkan data user (paket) melalui jaringan yang sudah ada. Routed protocol ditugaskan ke sebuah interface dan menentukan metode pengiriman paket. Contoh dari routed protocol adalah IP dan IPX.
Istilah routing digunakan untuk proses pengambilan sebuah paket dari sebuah alat dan mengirimkannya melalui network kea lat lain disebuah network yang berbeda. Router tidak peduli atau tidak memperhatikan tentang host—mereka hanya memperhatikan tentang network dan jalur terbaik ke setiap network.
Jika network anda tidak memiliki router,maka jelas anda tidak melakukan routing. Router melakukan routing lalu-lintas data ke semua network di internetwork anda. Agar anda biasa melakukan routing paket,sebuah router harus mengetahui, paling sedikit, hal-hal berikut ini :
1. Alamat tujuan
2. Router-router tetangga dari mana sebuah router bisa mempelajari tentang network remote.
3. Route yang mungkin ke semua network remote
4. Route terbaik untuk setiap network remote.
5. Bagaimana menjaga dan memverifikasi informasi routing.

Router mempelajari tentang network-network remote dari router-router tetangga atau dari seorang administrator. Router kemudian akan membuat sebuah routing table yang menggambarkan bagaimana menemukan network-network remote. Jika sebuah nerwork terhubung secara langsung, maka router sudah tahu bagaimana menghubungi network itu.
Jika sebuah network tidak terhubung secara langsung, router harus mempelajari bagaimana cara mencapai network remote tersebut dengan dua cara : mengguanakan routing statis,yang berarti seseorang harus mengetikan dengan tangan tentang semua lokasi network ke routing table,atau melalui apa yang disebut routing dinamis.
Pada routing dinamis, sebuah protocol pada satu router berkomunikasi dengan protocol yang sama yang bekerja di router tetangga. Router kemudian akan saling melakuakan update tentang semua network yang mereka ketahui dan menempatkan informasi tersebut ke routing table. Jika suatu perubahan terjadi di network,maka protocol routing dinamis secara otomatis akan memberitahukan semua router tentang apa yang terjadi.
Jika routing statis digunakan,maka seorang administrator bertanggung jawab untuk melakuakan update semua perubahan tersebut,secara manual ke semua router. Biasanya, pada sebuah network yang besar,digunakan kombinasi dari routing dinamis dan routing statis.

Proses Routing IP
Proses routing IP sebenarnya cukup sederhana dan tidak berubah terhadap ukuran network yang anda miliki. Sebagai contoh, kita akan menggunakan gambar berikut untuk menjelaskan langkah demi langkah tentang apa yang terjadi jika host A ingin berkomunikasi dengan host B di sebuah network yang berbeda.
Host A -------------------- Lab A ------------------------ Host B
(172.16.10.1) (172.16.20.1)
(172.16.10.2) (172.16.20.2)
Pada contoh ini, seorang user di Host A melakukan ping ke alamat IP Host B. Routing tidak lebih sederhana dari ini, tetapi masih sendiri dari banyak langkah. Mari kita membahas langkah-langkah tersebut.
Internet Control Message Protocol (ICMP) menciptakan sebuah payload (data) pemintaan echo (di mana isinya hanya abjad di field data). ICMP menyerahkan payload tersebut ke Internet Protocol (IP), yang lalu menciptakansebuah paket. Paling sedikit, paket ini berisi sebuah alamat asal IP, sebuah alamat tujuan IP, dan sebuah field protocol dengan nilai 01h (ingat bahwa Cisco suka menggunakan 0x di depan karakter heksadesimal , jadi di router mungkin terlihat seperti 0x01). Semua itu memberitahukan kepada host penerima tentang kepada siapa host penerima harus menyerahkan payload ketika network tujuan telah dicapai – pada contoh ini host menyerahkan payload kepada protocol ICMP.
Setelah paket dibuat, IP akan menentukan apakah alamat IP tujuan ada di network local atau network remote.
Karena IP menentukan bahwa ini adalah permintaan untuk network remote, maka paket perlu dikirimkan ke default gateway agar paket dapat di route ke network remote. Registry di Windows dibaca untuk mencari default gateway yang telah di konfigurasi.
Default gateway dari host 172.16.10.2 (Host A) dikonfigurasi ke 172.16.10.1. Untuk dapat mengirimkan paket ini ke default gateway, harus diketahui dulu alamat hardware dari interface Ethernet 0 dari router (yang dikonfigurasi dengan alamat IP 172.16.10.1 tersebut) Mengapa demikian? Agar paket dapat diserahkan ke layer data link,lalu dienkapsulasi menjadi frame, dan dikirimkan ke interface router yang terhubung ke network 172.16.10.0. Host berkomunikasi hanya dengan alamat hardware pada LAN local. Penting untuk memahami bahwa Host A, agar dapat berkomunikasi dengan Host B, harus mengirimkan paket ke alamat MAC (alamat hardware) dari default gateway di network local.
Setelah itu, cache ARP dicek untuk melihat apakah alamat IP dari default gateway sudah pernah di resolved (diterjemahkan) ke sebuah alamat hardware.
Jika sudah, paket akan diserahkan ke layer data link untuk dijadikan frame (alamat hardaware dari host tujuan diserahkan bersama tersebut).
Jika alamat hardware tidak tersedia di cache ARP dari host, sebuah broadcast ARP akan dikirimkan ke network local untuk mencari alamat hardware dari 172.16.10.1. Router melakukan respon pada permintaan tersebut dan menyerahkan alamat hardware dari Ethernet 0, dan host akan menyimpan (cache) alamat ini. Router juga akan melakukan cache alamat hardware dari host A di cache ARP nya.
Setelah paket dan alamat hardware tujuan diserahkan ke layer data link, maka driver LAN akan digunakan untuk menyediakan akses media melalui jenis LAN yang digunakan (pada contoh ini adalah Ethernet). Sebuah frame dibuat, dienkapsulasi dengan informasi pengendali. Di dalam frame ini alamat hardware dari host asal dan tujuan, dalam kasus ini juga ditambah dengan field EtherType yang menggambarkan protocol layer network apa yang menyerahkan paket tersebut ke layer data link- dalam kasus ini, protocol itu adalah IP. Pada akhir dari frame itu terdapat sebuah field bernama Frame Check Sequence (FCS) yang menjadi tempat penyimpanan dari hasil perhitungan Cyclic Redundancy Check (CRC).
Setelah frame selesai dibuat, frame tersebut diserahkan ke layer Physical untuk ditempatkan di media fisik ( pada contoh ini adalah kabel twisted-pair )dalam bentuk bit-bit, yang dikirim saru per satu.
Semua alat di collision domain menerima bit-bit ini dan membuat frame dari bit-bit ini. Mereka masing-masing melakukan CRC dan mengecek jawaban di field FCS. Jika jawabannya tidak cocok, frame akan dibuang.
Jika CRC cocok, maka alamat hardware tujuan akan di cek untuk melihat apakah alamat tersebut cocok juga (pada contoh ini, dicek apakah cocok dengan interface Ethernet 0 dari router).
Jika alamat hardware cocok, maka field Ether-Type dicek untuk mencari protocol yang digunakan di layer Network.
Paket ditarik dari frame, dan apa yang tertinggal di frame akan dibuang. Paket lalu diserahkan ke protocol yang tercatat di field Ether-Type—pada contoh ini adalah IP.
IP menerima paket dan mengecek alamat tujuan IP.
Karena alamat tujuan dari paket tidak sesuai dengan semua alamat yang dikonfigurasi di router penerima itu sendiri, maka router penerima akan melihat pada alamat IP network tujuan di routing tablenya.
Routing table harus memiliki sebuah entri di network 172.16.20.0, jika tidak paket akan dibuang dengan segera dan sebuah pesan ICMP akan dikirimkan kembali ke alamat pengirim dengan sebuah pesan “destination network unreachable” (network tujuan tidak tercapai).
Jika router menemukan sebuah entri untuk network tujuan di tabelnya, paket akan dialihkan ke interface keluar (exit interface)—pada contoh, interface keluar ini adalah interface Ethernet 1.
Router akan melakuakan pengalihan paket ke buffer Ethernet 1.
Buffer Ethernet 1 perlu mengetahui alamat hardware dari host tujuan dan pertama kali ia akan mengecek cache ARP-nya.
Jika alamat hardware dari Host B sudah ditemukan, paket dan alamat hardware tersebut akan diserahkan ke layer data link untuk dibuat menjadi frame.
Jika alamat hardware tidak pernah diterjemahkan atau di resolved oleh ARP (sehingga tidak dicatat di cache ARP), router akan mengirimkan sebuah permintaan ARP keluar dari interface E1 untuk alamat hardware 172.16.20.2.
Host B melakukan respon dengan alamat hardwarenya, dan paket beserta alamat hardware tujuan akan dikirimkan ke layer data link untuk dijadikan frame.
Layer data link membuat sebuah frame dengan alamat hardware tujuan dan asal , field Ether-Type, dan field FCS di akhir dari frame. Frame diserahkan ke layer Physical untuk dikirimkan keluar pada medium fisik dalam bentuk bit yang dikirimkan satu per satu.
Host B menerima frame dan segera melakuakan CRC. Jika hasil CRC sesuai dengan apa yang ada di field FCS, maka alamat hardware tujuan akan dicek. Jika alamat host juga cocok, field Ether-Type akan di cek untuk menentukan protocol yang akan diserahi paket tersebut di layer Network. Pada contoh ini, protocol tersebut adalah IP.

3 TEHNIK MEDIA WAN
Teknologi yang dipakai dalam WLAN adalah spread spectrum. Spread spectrum dalam telekomunikasi adalah salah satu teknik modulasi dimana nyal ditransimisikan dalam bandwidth (lebar pita frekuensi) yang jauh lebih lebar dari frekuensi sinyal awal informasi.
Teknologi spread spectrum dibagi menjadi 2 yaitu frequency-hopping spread spectrum (FHSS) dan direct-sequence spread spectrum (DSSS).
Meskipun keduanya mempunyai kelebihan dan kelemahan tetapi DSSS lebih bayak digunakan ksususnya dalam, implementasi WLAN.

Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS)
DSSS adalah suatu metode untuk mengirimkan data dimana sistem pengirim dan penerima keduanya berada pada set frekuensi yang lebarnya adalah 22 MHz.
Direct sequence spread spectrum merupakan jenis spread spectrum yang paling luas dikenal dan paling banyak digunakan. Karena sistem ini dikenal paling mudah implementasinya dan memiliki data rate yang tinggi.
Saluran yang lebar dalam DSSS memungkinkan piranti untuk memancarkan lebih banyak informasi pada data rate yang lebih tinggi dibanding FHSS system yang ada sekarang.
Sehingga sebagian besar peralatan atau piranti LANnirkabel yang ada di pasaran sekarang ini menggunakan teknologi DSSS.

Cara Kerja DSSS
DSSS menggabungkan sinyal data pada stasiun pengirim dengan suatu data rate bit sequence yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai chipping code atau processing gain.
chipping code adalah proses pengiriman data menggunakan teknologi ini melibatkan serangkaian kode penyebaran. Processing gain adalah rasio yang tersebar (atau RF) bandwidth ke unspread (atau baseband) bandwidth. Processing gain yang tinggi meningkatkan tahanan sinyal terhadap interferensi.
Kelompok kerja 802.11 IEEE telah menetapkan persyaratan processing gain minimum sebesar 11. Proses direct sequence dimulai dengan suatu carrier yang dimodulasi dengan suatu code sequence.
Jumlah “chips” dalam code tersebut akan menentukan seberapa besar penyebaran (spreading) terjadi, dan jumlah chip per bit dan laju code (dalam chip per detik) akan menentukan data rate.

Direct Sequence System
Pada 2.4 GHz ISM band, IEEE menetapkan penggunaan DSSS pada data rate 1 atau 2 Mbps menurut standar 802.11. Menurut standar 802.11b yang kadang-kadang disebut high-rate wireless ditetapkan data rate sebesar 5.5 dan 11 Mbps. Piranti IEEE 802.11b yang bekerja pada 5.5 atau 11 Mbps mampu berkomunikasi dengan piranti-piranti 802.11 yang bekerja pada 1 atau 2 Mbps karena standar 802.11b menyediakan backward compatibility.
Sehingga User yang menggunakan piranti-piranti 802.11 tidak perlu mengupgrade keseluruhan piranti LAN nirkabel mereka untuk dapat menggunakan piranti-piranti 802.11b pada jaringan mereka.
Standar IEEE 802.11g menetapkan sistem direct sequence yang bekerja pada 2.4 GHz ISM band yang dapat mengirimkan data hingga mencapai data rate sebesar 54 Mbps.
Pertama yang memiliki backward compatibility dengan piranti 802.11 dan 802.11b.

Saluran
Direct sequence system menggunakan suatu definisi saluran yang lebih konvensional dari FHSS. Tiap saluran merupakan suatu band frequensi yang bersebelahan yang lebarnya 22 MHz, dan frekuensi pembawa 1 MHz digunakan dengan FHSS. Saluran 1, misalnya, bekerja dari frekuensi 2,401 GHz sampai 2,432 GHz (2,412 GHz ± 11 MHz); saluran 2 bekerja dari 2,406 sampai 2,429 GHz (2.417 ± 11 MHz), dan seterusnya.

Line Of Sight
LOS (Line of Sight) itu 'pandangan' yang tak terhalang dari CPE ke BTS. Maksud dari 'tak terhalang' ini berbeda dengan pandangan manusia. Kalau manusia bisa melihat sesuatu walau melalui lubang kecil itu artinya sudah LOS. Kalau Wireless CPE itu dianggap bisa melihat kalau ada ruang/jendela (biasa dikenal sebagai ruang Fresnel, http://en.wikipedia.org/wiki/Fresnel_zon… ) yang cukup besar untuk melihat. Semakin jauh jarak CPE ke BTS, semakin besar 'jendela' yang dibutuhkan.
Teknologi yang membutuhkan LOS berarti memang membutuhkan arah pandang yang tidak ada gangguan sama sekali antara CPE dan 0BTS.
Selain LOS, ada juga NLOS. NLOS disini bisa ada dua arti, yaitu Near-LOS dan Non-LOS.
Near LOS itu pandangan yang agak terhalang. Bisa jadi karena 'jendela' diatas tadi kurang cukup besar, misalnya terjepit gedung, atau terkena pohon, dlsb. Teknologi yang Near LOS itu artinya hubungan antara CPE dan BTS masih bisa sedikit dihalangi karena teknik transfer sinyal yang lebih baik.
Non-LOS itu artinya tidak ada pandangan sama sekali. Tapi ini bukan berarti CPE tidak bisa bicara dengan BTS sama sekali. Teknologi yang bisa Non-LOS artinya CPE bisa menggunakan teknik sinyal pantulan atau sebaran di atmosfir untuk mencapai BTS yang tidak tampak.
Biasanya, perangkat LOS bisa mencapai jarak lebih jauh daripada NLOS dengan kekuatan power listrik/radio yang sama. Dengan kata lain, untuk jarak yang sama, LOS menggunakan power listrik/radio yang lebih kecil daripada NLOS.


















3. TOPOLOGI JARINGAN WAN-






4 AD HOC
Ad hoc adalah jaringan wireless multihop yang terdiri dari kumpulan mobile node (mobile station) yang bersifat dinamik dan spontan, dapat diaplikasikan di mana pun tanpa menggunakan jaringan infrastruktur (seluler ataupun PSTN) yang telah ada. Terdapat 4 macam pengaplikasian Ad-Hoc :
• Operasi militer, seperti yang telah diuji cobakan kawasan pertempuran di Sudan, Dengan jaringan ad hoc, mempermudah untuk akses informasi antar personil militer.
• Sisi komersil, jaringan ad hoc dapat digunakan pada situasi emergency atau upaya penyelamatan (rescue operation), seperti banjir atau gempa bumi dan entertainment seperti acara live music, sehingga diperlukan jaringan komunikasi bersifat sementara.
• Menggunakan notebook untuk menyebarkan dan berbagi informasi di antara user.
• Personal Area Network, untuk jarak pendek (short distance) lebih kurang 10 M, MANET (Mobile Ad hoc Network) secara mudah berkomunikasi antar bermacam peralatan (seperti PDA, laptop dan telepon seluler) dengan laju data yang rendah.
Langkah – Langka membuat jaringan Ad-Hoc
• Pastikan Laptop dan PC yang anda gunakan terdapat fasilitas Wireless.
• Aktifkan wireless pada Laptop / PC anda.
• Klik kanan pada network manager, lalu pilih edit conection.

• Pilih tab wireless lalu klik edit.
• Berikan nama SSID (disini saya meberikan nama prambanan)
• Pilih Mode Ad-Hoc.

• Pilih Methode Manual
• Lalu isikan addres untuk PC / laptop A : 192.168.0.1, netmask 24 dan gateway 192.168.0.1 sedangkan untuk PC /laptop B 192.168.0.2, netmask 24 dan gateway 192.168.0.1
• Lalu klik Apply

• Pada Network Manager pilih menu Connect to Hidden wireless Network.

• Maka akan mucul jendela seperti ini.
• Pilih connection sesuai dengan profile yang telah kita buat sebelumnya.

• Hingga muncul notifikasi ‘connection establish’


5.JARINGAN HYBRID (Wired Network dan Wireless Network)
Jaringan Hybrid adalah menghubungkan antara jaringan wired dan jaringan wireless menggunakan akses point. Untuk menghubungkan jaringan kabel dengan jaringan wireless hubungkan switch dengan port LAN pada akses point.

Gambar Topologi jaringan Hybrid

Pada topologi di atas akses point juga terhubung ke internet melalui komputer 6
(komputer 6 ini dimisalkan sebagai komputer gateway yang ada di ISP dan terhubung
langsung dengan internet), sedangkan alamat IP Address 10.122.69.1 dimisalkan sebagai
alamat yang diberikan oleh ISP kepada kita.

Langkah-Langkah Percobaan :
1. Hubungkan komputer 6 pada port WAN Akses point dengan menggunakan kabel
UTP konfigurasi straight.2.
2. Setting IP Address pada komputer 6 dengan 10.122.69.254 dan subnet mask
255.255.255.0 (caranya sama dengan praktikum A).
3. Dari jaringan yang telah dibentuk dari percobaan A hubungkan switch ke port
LAN akses point dengan cara menghubungkan kabel UTP konfigurasi straight
pada salah satu port pada switch menuju port LAN akses point.
4. Tambahkan default gateway pada komputer 1,2 dan 3 dengan IP Address
192.168.1.1 kemudian;

Gambar Menambahkan Default gateway pada komputer 1,2,dan 3
5. Setting IP address LAN pada wireless Access Point dengan IP 192.168.1.1 dan IP
address WAN dengan 10.122.69.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 :
- Pada komputer yang terhubung dengan switch (bisa dari komputer 1,2,3)
lakukan setting akses point melalului web browser (bisa menggunakan
internet explorer, mozilla firefox atau lainnya) dengan mengetikkan
http://192.168.1.1 pada Address bar browser, 192.168.1.1 merupakan alamat default dari Akses point.

Gambar Setting akses point melalui web browser

6. MACAM MACAM ANTENA
Antena merupakan alat untuk mentransformasikan sinyal radio yang merambat pada sebuah konduktor menjadi gelombang elektromagnetik yang merambat diudara. Antena memiliki sifat resonansi, sehingga antena akan beroperasi pada daerah tertentu. Ada beberapa tipe antena yang dapat mendukung implementasi WLAN, yaitu :
• Antena omnidirectional
Yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran sinyal kesegala arah dengan daya yang sama. Untuk menghasilkan cakupan area yang luas, gain dari antena omni directional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar), dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan kebawah, sehingga antena dapat diletakkan ditengah-tengah base station. Dengan demikian keuntungan dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih banyak. Namun, kesulitannya adalah pada pengalokasian frekuensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi

Gambar : Jangkauan area Antena omnidirectional

• Antena directional
Yaitu antena yang mempunyai pola pemancaran sinyal dengan satu arah tertentu. Antena ini idealnya digunakan sebagai penghubung antar gedung atau untuk daerah yang mempunyai konfigurasi cakupan area yang kecil seperti pada lorong-lorong yang panjang.
4.
Gambar : jangkauan antena directional

Antena dibedakan dari sudut pancarnya, antena directional memiliki sudut pancar 360o (segala arah), antenna sectoral memiliki sudut pancar 90o atau 180o sedangkan antena Directional hanya memiliki sudut pancar <15o (satu arah).

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1. Perangkat yang digunakan untuk membangun jaringan WAN yaitu:

• Antena Grid 2,4/Omni 19dbi
• Radio outdoor/indoor
• HUB/switch
• Wire Less Router
• Kabel dan Konektor

2. Standar WIFI LAN
Biasanya internet wireless bekerja pada protocol standar IEEE 802.11x.x antara lain:
- IEEE 802.11 pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 2Mbps
- IEEE 802.11a pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps
- IEEE 802.11a 2X pada frekuensi 5GHz dengan kecepatan transfer 108Mbps
- IEEE 802.11b pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 11Mbps
- IEEE 802.11b+ pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 22Mbps
- IEEE 802.11g pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 54Mbps
- IEEE 802.11n pada frekuensi 2,4GHz dengan kecepatan transfer 120Mbps
3. Hal yang perlu diperhatikan dalam routing yaitu :
a. Alamat tujuan
b. . Router-router tetangga dari mana sebuah router bisa mempelajari tentang network remote.
c. Route yang mungkin ke semua network remote
d. Route terbaik untuk setiap network remote.
e. Bagaimana menjaga dan memverifikasi informasi routing.
4. Teknologi spread spectrum dibagi menjadi 2 yaitu frequency-hopping spread spectrum (FHSS) dan direct-sequence spread spectrum (DSSS).
5. Bentuk topologi WAN yaitu :

6. Langkah – Langka membuat jaringan Ad-Hoc
• Pastikan Laptop dan PC yang anda gunakan terdapat fasilitas Wireless.
• Aktifkan wireless pada Laptop / PC anda.
• Klik kanan pada network manager, lalu pilih edit conection.
• Pilih tab wireless lalu klik edit.
• Berikan nama SSID (disini saya meberikan nama prambanan)
• Pilih Mode Ad-Hoc.
• Pilih Methode Manual
• Lalu isikan addres untuk PC / laptop A : 192.168.0.1, netmask 24 dan gateway 192.168.0.1 sedangkan untuk PC /laptop B 192.168.0.2, netmask 24 dan gateway 192.168.0.1
• Lalu klik Apply
• Pada Network Manager pilih menu Connect to Hidden wireless Network
• Maka akan mucul jendela seperti ini.
• Pilih connection sesuai dengan profile yang telah kita buat sebelumnya.
B. Kritik dan Saran
Kami dari kelompok 7 berharap dengan adanya makalah Menginstalasi Perangkat Jaringan WAN ini, dapat mengembangkan potensi siswa guna mencapai, menguasai materi pembelajaran tentang jaringan WAN sehingga dapat melakukan instalasi WAN dengan baik. Jika ada kesalahan dalam pembuatan makalah Menginstalasi Perangkat Jaringan WAN ini, kami dari kelompok 5 minta maaf karena masih dalam proses pembelajaran.



DAFTAR PUSTAKA
http://www.scribd.com/doc/2977738/5-WIDE-AREA-NETWORK-WAN
http://herlin-modul.blogspot.com/2008/06/jaringan-hybrid-kabel-dan-nirkabel.html
http://alipasya.wordpress.com/2006/09/16/antena-directional/
http://abankportfolio.tripod.com/p_faq.htm
http://www.e-dukasi.net/pengpop/pp_full.php?ppid=284&fname=materi4.html
http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/jaringan-komputer/perangkat-perangkat-lan-dan-wan

jaringan

JARINGAN LAN
Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

JARINGAN MAN
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

JARINGAN WAN
WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Jaringan WAN (Wide Area Network) adalah kumpulan dari LAN dan/atau Workgroup yang dihubungkan dengan menggunakan alat komunikasi modem dan jaringan Internet, dari/ke kantor pusat dan kantor cabang, maupun antar kantor cabang. Dengan sistem jaringan ini, pertukaran data antar kantor dapat dilakukan dengan cepat serta dengan biaya yang relatif murah. Sistem jaringan ini dapat menggunakan jaringan Internet yang sudah ada, untuk menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang atau dengan PC Stand Alone/Notebook yang berada di lain kota ataupun negara.

serial number

*SERIAL NUMBER & CD KEY*
————————————–

WINDOWS XP PRO : FCKGW - RHQQ2 - YXRKT - 8TG6W - 2B7Q8
WIN XP SP1 : XP8BF - FXHPF - PY6BX - K24PJ - TWT6M
WIN XP SP2 : BR89Q-4B9GB-9DPFD-M2PY3-R3F83
: 7QVT60T2738-WRKJB-TKRFQ-XVK98
win 2003 server sp1 : M6RJ9-TBJH3-9DDXM-4VX9Q-K8M8M
WIN 2000 PROF SP4 : HM89J-F2C9Y-684QW-HQM7Q-D87PB
WIN XP HOME : GYG6B - HK868 - CYF3H - YHQQX - TGCW6
WIN LONGHORN : CKY24 - Q8QRH - X3KMR - C6BCY - T847Y
WINDOWS ME : B6BYC - 6T7C3 - 4PXBW - 2XKWB - GYV
WINDOWS 98SE : HQ6K2 - QPC42 - 3HWDM - BF4KJ -W4XW4
VISIO 2003 : WFDWY - XQXJF - RHRYG - BG7RQ - BBDHM
VISUAL C++ : 3302901466
VISUAL BASIC 6 : 82990 - 111 - 2222222 - 36376
BORLAND C BLD 4 : 100 - 000 - 3448 KEY : 86X8 - 49XO
DELPHI 7.0 : 6AKD - PD29Q9 - RDF?JQ - X652 KEY : QY8 - EEC
OFFICE XP FULL : FM9FY - TMF7Q - KCKCT - V9T29 - TBBBG
OFFICE 2003 : GWH28 - DGCMP - P6RC4 - 6J4MT - 3HFDY
Office 2007 : KGFVY-7733B-8WCK9-KTG64-BC7D8
FLASH 5 : FLW500 - 03143 - 77238 - 80660
OMNI PAGE 12 : 2889A - WOO - 555555
SQL 2000 : RP3HJ 2DD66 - MTYPR - U4Y3 - XP8PQ
MACR DIRC 8.5 : WDW850 - 02044 - 87235 - 26420
PINACLE INST CD/DVD : ABGOE - AAKYY - ORUSH - MLHBA - CPKPA
3D MAX 5 : 226 - 19791979 KEY : XLSQBQ
3D MAX 3.1 : 110 - 31121999 KEY : TVG81L
PHOTOSHOP 7.0 : 1045 - 0203 - 3247 - 2217 - 3566 - 6177
ACROBAT wR 0.5 : KWW500R7150122 - 128
ACROBAT RED 6 : 1118 - 1911 - 4821 - 7104 - 6966 - 4189
ADB PAGEMAKER 7 : 1039 - 1121 - 2998 - 7586 - 7388 - 7545
COREL DRAW 11 : DR11CRD - 0012082 - DGW
sn corel 12 : dr12wex-1504397-ktY

SERIAL-SERIAL VISTA;

Ultimate: 6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC
Business: 72PFD-BCBK8-R7X4H-6F2XJ-VVMP9
Home Premium: BH626-XT3FK-MJKJH-6GQT2-QXQMF
Home Premium: 8XPM9-7F9HD-4JJQP-TP64Y-RPFFV
Home Basic: 2WP98-KHTH2-KC7KG-4YR37-H8PHC
Home Basic: 762HW-QD98X-TQVXJ-8RKRQ-RJC9V
Home Premium: 2TYBW-XKCQM-XY9X3-JDXYP-6CJ97
Ultimate: 6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC
Home Premium: 2R6WF-KYF88-27HYQ-XTKW2-WQD8Q
Home Premium: GP3FQ-JB647-7CW8F-H646B-7PMGF
Home Premium: 34BKK-QK76Y-WWR7C-QF2M7-2TB37


SERIAL - SERIAL WIN 7

J7PYM-6X6FJ-QRKYT-TW4KF-BY7H9
D67PP-QBKVV-6FWDJ-4K2XB-D4684
HQDKC-F3P6D-C9YYM-HRB89-QDBB7
76DX2-7YMCQ-K2WCP-672K2-BK44W
2RG93-6XVFJ-RKHQ7-D2RTT-3FMQT
TT63R-8JGWP-WWT97-R6WQC-4CVWY
YQJX6-D6TRM-VWBM7-PHDJK-YPXJH
Q7J7F-GQHBT-Q42RQ-2F8XV-2WKKM
KH4X7-JY8G7-RCD7G-BYDJW-YTPXH
WYBJ8-8QVP3-24R82-VV2VP-72Q9W
9DP2R-W78GJ-GJBKW-CKR46-H3WYT
CXB7F-WWCM4-BP9V3-2YH43-RK8Y6
W9BYV-K2TB8-4YDJT-QBQWP-KFDHB
WGDJW-B8DYC-WVKX4-6MKF4-B8PK8
2PHXF-9PBDW-D3WWY-CPDKD-XG87V


seting mikrotik

Di Terbitkan Oleh : Uki Minan Midror di 9:51 AM

Belajar…………..Belajar…………..
Tugas Akhir nya Dach Selesai Blum . . .
bagi anak SMK, nich aku punya salah satu artikle Buat Tugas Akhir

Selamat Membaca

belajar mikrotik yuk..setelah berselancar kemana-mana akhirnya dapet juga tutorial nya.,, sebenernya ini tutorial pribadi untuk penulis sendiri, tp mungkin temen2 juga tertarik mo belajar sistem operasi mikrotik.
Pengertian:
Mikrotik adalah sebuah operating system yang memang khusus didisain untuk keperluan networking, mikrotik juga sering disebut sebagai router OS. Saat ini mikrotik menjadi solusi bagi hemat bagi perusahaan yang bergerak di bidang networking, Selain harga yang terjangkau mikrotik juga telah teruji. Feature-feature yang dimilikinya juga tidak kalah dengan cisco router yang sudah mendunia. Mikrotik adalah solusi terbaik bagi perusahaan menengah kebawah, dengan feature-featurenya mikrotik mampu menjadi router yang handal.
Instalasi:
Memilih paket-paket yg akan di install & pastikan harddisk anda tidak ada data yg penting, karena mikrotik akan menformat seluruh isi harddisk.

Setelah instalasi selesai, Restart komputer kemudian login ke mikrotik dengan user “admin” dan password di kosongi. Bukanlah tindakan bijak jika membiarkan router kita tanpa password, untuk itu kita harus menggantinya
[admin@MikroTik] > password
old password:
new password: ***
retype new password: ***

1. Set IP
Mengecek status lancard yg terpasang pada komputer kita
[admin@MikroTik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500

Tak kenal maka tak sayang belum pasti, Tak kenal maka tak connect kayaknya pasti. jika tidak mengenali nama dari masing-masing landcard secara baik, dapat di pastikan router yg kita setting tidak akan dapat berjalan dengan baik. Sekarang kita coba merubah nama dari masing-masing lancard.
[admin@MikroTik] > interface edit ether1 name
[admin@MikroTik] > interface edit ether2 name

Sekarang coba kita cek kembali nama dari lancard kita, apakah terjadi perubahan?
[admin@MikroTik] > interface print
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R public ether 0 0 1500
1 R local ether 0 0 1500
Misalkan topologi jaringan yang akan di coba sebagai berikut:

Setting ip untuk interface public :
ip address add address=192.168.2.101/24 interface=public

Setting ip untuk interface local
ip address add address=192.168.123.254/24 interface=local

Menampilkan daftar ip address :
[admin@MikroTik] > ip address print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.2.101/24 192.168.2.0 192.168.2.255 public
1 192.168.123.254/24 192.168.123.0 192.168.123.255 local

2. Set gateway
Menambahkan gateway pada router kita
[admin@MikroTik] > ip route add gateway=192.168.2.254

Menampilkan daftar yg terdapat pada ip route
[admin@MikroTik] > ip route print
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic,
C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 192.168.2.0/24 192.168.2.101 public
1 ADC 192.168.123.0/24 192.168.123.254 local
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.2.254 public

Untuk mengecek sukses tidaknya, cobalah ping ke gateway. Jika tidak reply ya coba ulangi lagi langkah-langkah diatas, sapa tau ada yg terlewatkan. D
[admin@MikroTik] > ping 192.168.2.254
192.168.2.254 64 byte ping: ttl=64 time=7 ms
192.168.2.254 64 byte ping: ttl=64 time=6 ms

Setelah sukses, sekarang giliran untuk mengecek dari sisi client , coba ngeping dari computer client ke router mikrotik kita yang baru. Perlu diingat bahwa, client hanya mengetahui ip local dari router kita saja (192.168.123.254)
C:\Documents and Settings\ballacksave>ping 192.168.123.254
Pinging 192.168.123.254 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.123.254: bytes=32 time<1ms TTL=64
Reply from 192.168.123.254: bytes=32 time<1ms TTL=64

3. Set dns
Untuk dapat melakukan koneksi ke internet maka kita harus ngeset dns-nya, dns ada 2, yaitu primary dan secondary, dns masing-masing jaringan berbeda-beda, jadi di sesuaikan dengan konsidisi jaringan yang ada. Sebagai contoh primary-dns di stiki yaitu 203.134.237.242, sedangkan untuk secondary yaitu 203.134.239.153. berikut mengeset dns pada mikrotik :
[admin@MikroTik] > ip dns set primary-dns=203.134.237.242 secondary-dns=203.134.239.153

Menampilkan daftar dns yg telah di set :
[admin@MikroTik] > ip dns print
primary-dns: 203.134.237.242
secondary-dns: 203.134.239.153
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 17KiB

Untuk mengetes benar tidaknya dns yg kita set, coba aja di ping,
[admin@MikroTik] > ping google.co.id

64.233.161.104 64 byte ping: ttl=239 time=501 ms
64.233.161.104 64 byte ping: ttl=239 time=707 ms
Selamat router anda telah dapat melakukan koneksi ke internet. Tapi apa gunanya router jika client-client yang di bawahi-nya tidak dapat connect internet. Coba aja ping dari client, ping swidak jaran pasti nggak bisa :D . untuk itu kita harus mengaktifkan NAT pada router kita, agar ip private kita dapat di terjemahkan menjadi ip public yg di kenal oleh router di atas kita.

4. NAT
Menambahkan NAT pada router mikrotik.
[admin@MikroTik] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade

Menampilkan daftar NAT yg ada.
[admin@MikroTik] > ip firewall nat print
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
0 chain=srcnat action=masquerade

Untuk membuktikan sukses tidaknya, kita harus mencoba dari sisi client.
C:\Documents and Settings\ballacksave>ping google.co.id
Pinging google.co.id [64.233.161.104] with 32 bytes of data:

Reply from 64.233.161.104: bytes=32 time=879ms TTL=239
Reply from 64.233.161.104: bytes=32 time=740ms TTL=239

Jika reply berarti anda dapat bernafas lega, karena router express anda telah siap di gunakan untuk melayani koneksi internet yg anda kelola (hingga telepon berikutnya menghantui anda, tentang keluhan lambatx koneksi internet yangg anda tangani, dikarenakan ada pyschopath pelahap bandwitdh dalam jaringan anda …… c d).

5. SSH ke Mikrotik
Tidak selamanya anda dapat ngentang di depan router kesayangan anda tersebut (24 x 7 x 365 jam), sehingga memungkinkan sekali jika anda mengontrol router anda dari jarah jauh. Salah satunya yaitu menggunakan ssh, mengapa ssh? Karena ssh sudah di encrypt dan keamananx lebih baik dari pada menggunakan telnet biasa. Salah satu software 3rd party yaitu putty.

6. Winbox
Banyak jalan menuju roma, bisa jalan atau naik pewasat!. Banyak jalan untuk meremote mikrotik, bisa console atau bisa GUI. Tergantung kondisi. Sebelumnya kita telah mencoba meremote mikrotik dengan menggunakan putty (mode console). Sekarang kita coba menggunkan winbox bawaan dari mikrotik, sebuah aplikasi yg gui banget dech.
Mendownload winbox dari router kita : masukkan ip router anda pada browser kemudian downloadlah winbox.exe

Jalankan winbox, masukkan user dan password yg sama. Pastikan anda mencentang secure mode .

7. Backup
Mencegah lebih baik dari pada mengobati, pepatah tersebut 100.1% harus di implentasikan, jadi sebaikx kita sering-sering membackup setting yg telah kita anggap valid, ya namanya juga komputer, jika asupan gizi 220 sering naik turun, bukan hal yg mustahal hdd-nya T.KO. nak klo udah gitu, siap-siap giliran jantung anda yg terkena 220 di line 14 berbunyi tiada henti. C d.
Pertama file harus di backup
[admin@MikroTik] > system backup save name=2007-12-03_installpertama
Saving system configuration
Configuration backup saved
[admin@MikroTik] > file print
# NAME TYPE SIZE CREATION-TIME
0 2007-12-03_installpe… backup 7093 dec/03/2007 15:18:11

Untuk mengambil file backupan yg telah kita buat, dapat menggunakan ftp.
C:\Documents and Settings\ballacksave>ftp 192.168.2.254
Connected to 192.168.2.254.
220 MikroTik FTP server (MikroTik 2.9.27) ready
User (192.168.2.254:(none)): admin
331 Password required for admin
Password:
230 User admin logged in
ftp> dir
200 PORT command successful
150 Opening data connection
-rw-rw—- 1 root root 7093 Dec 3 15:18 2007-12-03_installpertama.backup
226 Transfer complete
ftp: 89 bytes received in 0.00Seconds 89000.00Kbytes/sec.
ftp> get 2007-12-03_installpertama.backup
200 PORT command successful
150 Opening ASCII mode data connection for /2007-12-03_installpertama.backup (7093 bytes)
226 ASCII transfer complete
ftp: 7154 bytes received in 0.02Seconds 447.13Kbytes/sec.
Nah file backupan “2007-12-03_installpertama.backup” telah di aman di komputer anda. Tinggal di restore sewaktu di butuhkan.
8. DHCP
Untuk koneksi yang plug and play seperti hospot Elang di STIKI ini, sangatlah tidak mungkin kita mengeset satu persatu settingan dari masing-masing client yang silih berganti. Karena hal itu di gunakan fasilitas DHCP(Dynamic Host Cofiguration Protocol) yang terdapat pada mikrotik.
Menambahkan address pool
[admin@MikroTik] > ip pool add name=pool_lab ranges=192.168.123.1-192.168.123.10
[admin@MikroTik] > ip pool print
# NAME RANGES
0 pool_lab 192.168.123.1-192.168.123.10

Mengeset dhcp network
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server network add address=192.168.123.0/24 gateway=192.168.123.254
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server add interface=local address-pool=pool_lab
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server enable dhcp1

Menampilkan daftar configurasi dhcp-server
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server network print
# ADDRESS GATEWAY DNS-SERVER WINS-SERVER DOMAIN
0 192.168.123.0/24 192.168.123.254
[admin@MikroTik] > ip dhcp-server print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP
0 dhcp1 local pool_lab 3d
Sekarang coba untuk mengeset ip address dari client anda, menjadi “Obtain an ip address automatically”. Jika konfigurasi dhcp-server anda benar, maka ip address yang di peroleh antara 192.168.123.1 – 192.168.123.10.

9. Bandwidth Management
Agar seluruh client dapat menggunakan fasilitas internet, maka kita harus memberikan batasan-batasan, salah satunya yaitu pembagian bandwidth. Managemen bandwidth di mikrotik pada dasarnya bedakan menjadi 2 jenis, yaitu yang fix ( queue simple) dan yang dinamis (queue tree). Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas untuk jenis pertama (simple) yang akan kita kombinasikan dengan manajemen user hotspot.
Kita akan membuat managemen user hotspot terlebih dahulu. Yang harus dilakukan pertama kali adalah membuat dns lokal(seperti pluto.stiki.ac.id), yang berfungsi sebagai alamat untuk login user.
Misalkan kita beri nama dns-nya yaitu “lab.stiki.ac.id” yang akan stand-by pada address 192.168.123.254
[admin@MikroTik] > ip dns static add name=lab.stiki.ac.id address=192.168.123.254

Kemudian kita buat hotspot server yang kita beri nama “hs_lab”, melalui jaringan local yang melayani range ip yang terdapat pada pool_lab
[admin@MikroTik] > ip hotspot add name=hs_lab interface=local address-pool=pool_lab disabled=yes

dns yang telah kita buat tadi, digunakan pada profile dari hospot server kita
[admin@MikroTik] > ip hotspot profile set default hotspot-address=192.168.123.254 dns-name=lab.stiki.ac.id login-by=http-chap

Setelah hotspot server jadi, kita coba membuat satu buah user dengan nama “coba” dan pass-nya = “123”
[admin@MikroTik] > ip hotspot user add server=hs_lab name=coba password=123

Sekarang aktifkan hotspot server tersebut.
[admin@MikroTik] > ip hotspot enable hs_lab

Jika langkah-langkah diatas telah betul dirasa betul, sekarang coba ketikkan “lab.stiki.ac.id” pada browser client anda. jika tidak ada masalah, maka tampilan form login bawaan mikrotik akan tampil seperti di bawah ini.

Untuk mempercantik Tampilan form login bawaan dari mikrotik, tentu kita dapat menggantinya, sekarang coba kita ganti:

1. Copylah folder hotspot yg terdapat di ftp mikrotik ke komputer anda.

2. Setelah sukses di copy, sekarang anda tinggal mengeditnya seperti desain web biasa.
3. Sebelum di upload ke mikrotik, sebaiknya anda rename dulu nama forldernya, jika sudah uploadlah(dlm contoh ini folder hotspot di rename menjadi cobamikrotik).
4. Buatlah profile baru pada hotspot server dengan nama hsprof_coba, kemudian set profile dari hotspot server yg semula default menjadi hsprof_coba.
[admin@MikroTik] > ip hotspot profile add name=hsprof_coba html-directory=cobamikrotik login-by=http-chap
[admin@MikroTik] > ip hotspot set hs_lab profile=hsprof_coba

5. Sekarang coba login lagi dari client, apakah ada perubahan? Klo blum yaaaa c d :D .
Setelah sukses membuat login-loginan, tiba lah saat untuk mencoba membatasi pemakain bandwitdh dari masing-masing user. Pembagian di sini berdasarankan profile dari setiap user, seperti kita lihat di bawah ini, user “coba” memiliki profile “default” .
[admin@MikroTik] > ip hotspot user print
Flags: X – disabled, D – dynamic
# SERVER NAME ADDRESS PROFILE UPTIME
0 hs_lab coba default 12m18s

Sekarang kita testing download dengan menggunakan user “coba”.

Dapat di lihat bahwa transfre rate yang di peroleh adalah 672 KB/sec atau 123123 kbps (untuk membantu menghitung dapat membuka http://www.matisse.net/bitcalc ), artinya user tersebut dapat mamakai seluruh bandwitdh yang tersedia (harus di ambil tindakan nich).
Sekarang kita coba kita buat profle user baru dengan nama “Limit64k”.
[admin@MikroTik] > ip hotspot user profile add name=Limit64k address-pool=pool_lab rate-limit=64k

Kemudiankita buat juga user baru dengan nama “cobalimit” yang memiliki profile “Limit64k”
[admin@MikroTik] > ip hotspot user add server=hs_lab name=cobalimit password=123 profile=Limit64k

Sekarang kita coba lagi download login sebagai user “cobalimit”